
UKDW Gandeng Our Daily Bread Ministries Gelar Talkshow “KaMu: Feeling Anxious?”
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta bekerja sama dengan Our Daily Bread Ministries menggelar talkshow bertajuk “KaMu (Kaum Muda): Feeling Anxious?” di Auditorium Koinonia UKDW pada Jumat, 10 Oktober 2025. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan untuk memperingati Dies Natalis ke-63 Duta Wacana.
Talkshow ini menjadi salah satu acara yang paling mencuri perhatian karena secara khusus membahas isu kesehatan mental dan kecemasan yang kerap dialami oleh anak muda. Melalui kegiatan ini, UKDW menunjukkan kepedulian nyata terhadap tantangan emosional yang dihadapi mahasiswa, khususnya mahasiswa Kristen. Rangkaian acara disusun sebagai respons terhadap isu-isu aktual yang dekat dengan kehidupan mereka.
Menghadirkan pembicara dari bidang psikologi dan pelayanan rohani, talkshow ini menjadi ruang aman untuk membahas hubungan antara iman dan kesehatan mental, dua hal yang sering dianggap tabu untuk dibicarakan secara terbuka.
“Cemas bukan sesuatu yang mustahil untuk diatasi. Kita punya kemampuan untuk lepas, tinggal bagaimana cara mengelolanya,” ujar Dex Bennet, salah satu mahasiswa UKDW yang mengikuti acara ini. Ia mengaku mendapatkan banyak insight berharga dan menyadari bahwa proses pemulihan mental bukanlah hal yang instan, namun sangat mungkin dilakukan.
Dalam talkshow ini, peserta diajak memahami bahwa iman dan pendekatan psikologis dapat saling melengkapi dalam mengatasi kecemasan. Narasumber utama, Septiana Iskandar, M.Th., Ph.D. (Cand), Konselor di Lifespring Counseling and Care Center Jakarta, menekankan pentingnya keterhubungan antara manusia dengan Tuhan dalam proses penyembuhan mental.
“Anak muda sering berpikir bahwa kecemasan hanya bisa diatasi melalui pendekatan psikologis. Padahal, iman memiliki peran besar, bahkan dapat memperkuat proses pemulihan,” jelasnya.
Septiana juga mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam konseling adalah kurangnya kesadaran diri dari individu yang mengalami kecemasan. Oleh karena itu, proses pemulihan sering kali dimulai dari percakapan reflektif dan eksplorasi mendalam terhadap akar masalah.
Tips dan strategi yang dibagikan dalam acara ini pun sangat aplikatif dan membumi, mulai dari cara menenangkan diri dengan memanfaatkan lima panca indera, hingga pentingnya doa dan waktu hening untuk menyerahkan beban pikiran kepada Tuhan.
Kegiatan ini juga menjadi wadah refleksi akan kerentanan mahasiswa terhadap tekanan emosional, mulai dari tuntutan akademik, tekanan sosial, hingga ketidakpastian masa depan. Sebagai institusi pendidikan Kristen, UKDW menanggapi hal ini secara serius. Salah satunya melalui penyelenggaraan talkshow ini yang menjadi ruang belajar, berbagi, dan menemukan harapan bagi para mahasiswa.
Pihak penyelenggara secara khusus menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi di bidang psikologi klinis dan pelayanan rohani, agar materi yang disampaikan tidak hanya relevan secara teori, tetapi juga menyentuh sisi spiritual peserta.
Dengan antusiasme peserta yang tinggi dan diskusi yang berlangsung aktif hingga akhir sesi, talkshow “KaMu: Feeling Anxious?” menjadi bukti bahwa isu kesehatan mental dan iman semakin relevan dan perlu dibicarakan secara terbuka, terutama di kalangan anak muda.
Acara ini bukan hanya menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-63 Duta Wacana, tetapi juga menjadi warisan pemikiran dan ruang pemulihan yang berdampak jangka panjang. Harapannya, diskusi ini tidak berhenti pada satu pertemuan saja, melainkan dapat menginspirasi perubahan nyata dalam kehidupan mahasiswa dan generasi muda secara umum.
Talkshow ini telah menjadi ruang aman bagi kaum muda untuk belajar bahwa iman dan kesehatan mental bukanlah dua hal yang terpisah, melainkan dua aspek yang saling mendukung dan berjalan beriringan. Melalui pemahaman ini, kita diingatkan bahwa kecemasan bukan akhir dari segalanya. Justru melalui pergumulan itulah kita belajar mengenal diri, memperkuat iman, dan menemukan kedamaian yang sejati. [agnes]







