
UKDW dan PolyU Matangkan Persiapan ISL Eye Care 2026 untuk 1.900 Siswa di Yogyakarta
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) bersama The Hong Kong Polytechnic University (PolyU) mematangkan persiapan pelaksanaan program International Service Learning (ISL) Eye Care 2026 melalui kegiatan pre visit yang berlangsung di Yogyakarta pada 2–3 Juni 2026.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian program berjalan lancar menjelang pelaksanaannya pada 18–28 Juli 2026. Perwakilan School of Optometry PolyU, Savio Lee, hadir di Yogyakarta untuk berkoordinasi dengan tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UKDW terkait berbagai aspek teknis dan operasional kegiatan.
Selama kunjungan tersebut, tim UKDW dan PolyU juga meninjau langsung sekolah-sekolah yang akan menjadi lokasi pelaksanaan program. Kunjungan ini bertujuan memperkuat koordinasi sekaligus menyelesaikan berbagai persiapan bersama pihak sekolah.
Sebanyak sembilan sekolah akan terlibat dalam ISL Eye Care 2026, yaitu SD Budi Utama, SD Joannes Bosco, SD Bopkri Gondolayu, SMP Kalam Kudus, SMP Budya Wacana, SMP Stella Duce 2, SMP Bopkri 1, SMP Bopkri 2, dan SMP Bopkri 3.
Melalui program ini, UKDW dan PolyU menargetkan sekitar 1.900 siswa sebagai peserta pemeriksaan kesehatan mata. Kegiatan utama yang akan dilakukan adalah pemeriksaan mata komprehensif (comprehensive vision test) untuk membantu siswa mengetahui kondisi penglihatan dan kesehatan mata mereka sejak dini.
Pemeriksaan tersebut mencakup berbagai tes, antara lain tes penglihatan jarak jauh, penglihatan jarak dekat, kemampuan melihat kedalaman (stereopsis), tes buta warna, pemeriksaan mata juling (strabismus), pengukuran tekanan bola mata, serta evaluasi kesehatan mata secara menyeluruh.
Savio Lee mengatakan bahwa kegiatan skrining ini tidak hanya membantu siswa mengetahui kondisi penglihatannya, tetapi juga meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya menjaga kesehatan mata. “Kami berharap melalui kegiatan skrining penglihatan ini, para siswa dapat mengetahui kondisi penglihatan dan kesehatan mata mereka serta memperoleh pengetahuan yang tepat mengenai cara merawat kesehatan mata,” ujar Savio Lee.
Pelaksanaan ISL Eye Care 2026 akan melibatkan kolaborasi lintas negara dan lintas disiplin ilmu. Sebanyak 140 mahasiswa PolyU akan bekerja sama dengan 59 mahasiswa UKDW dari berbagai program studi. Para mahasiswa tersebut akan mendukung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan mata sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan dan merawat mata kepada para siswa.
Melalui kerja sama internasional ini, UKDW dan PolyU tidak hanya berupaya meningkatkan kesehatan mata di kalangan pelajar, tetapi juga memberikan pengalaman belajar berbasis pelayanan kepada para mahasiswa. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi akademik dan pengabdian kepada masyarakat antara kedua perguruan tinggi.
Dengan menggabungkan keahlian akademik dan pelayanan kepada masyarakat, ISL Eye Care 2026 menjadi wujud komitmen UKDW dan PolyU untuk menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi dunia pendidikan dan kesehatan di Indonesia. [ai]
Tag:kkn, lppm, Service Learning, ukdw







