
Tim Mahasiswa UKDW Raih Pendanaan P2MW 2026 Lewat Inovasi Snack Sehat Nanabar
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim mahasiswa UKDW berhasil meraih pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026 yang diselenggarakan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Pendanaan tersebut diperoleh melalui inovasi produk Nanabar, camilan sehat berbentuk snack bar berbahan dasar tepung bonggol pisang. Pada P2MW 2026, Nanabar berhasil lolos pendanaan pada kategori makanan dan minuman tahap bertumbuh.
Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen UKDW dalam mendorong lahirnya wirausaha muda yang inovatif, kreatif, dan mampu menghadirkan solusi bagi berbagai tantangan di masyarakat melalui pengembangan produk berbasis riset dan potensi lokal.
Nanabar dikembangkan oleh tim yang terdiri atas Otniel Jason Wijaya, Joey Alessandro Wijaya, dan Alvin Gracio Wijaya dari Program Studi Biologi, Fani Natasia Matondang dari Program Studi Desain Produk, serta Samuel Bagas Bimantoro dari Program Studi Akuntansi. Kolaborasi lintas disiplin ilmu tersebut menghasilkan produk pangan inovatif yang memanfaatkan bonggol pisang, bagian tanaman yang selama ini belum banyak dimanfaatkan dan kerap menjadi limbah pertanian.
Sebagai program nasional, P2MW bertujuan memperkuat ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi melalui pendanaan, pelatihan, dan pendampingan usaha bagi mahasiswa. Melalui program ini, mahasiswa didorong untuk mengembangkan usaha yang berkelanjutan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dosen pembimbing tim Nanabar, Catarina Aprilia Ariestanti, S.T.P., M.Sc., menyampaikan apresiasinya atas capaian yang diraih para mahasiswa.
“Saya bangga dengan tim Nanabar yang berhasil lolos pendanaan P2MW 2026 pada tahap bertumbuh. Inovasi snack bar berbasis bonggol pisang ini menunjukkan kreativitas, keberlanjutan, dan potensi pasar dalam menjawab tantangan di bidang pangan dan kesehatan. Perbedaan latar belakang keilmuan para anggota tim juga menunjukkan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan inovasi yang berdampak,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Informasi, dan Inovasi UKDW, Dr. Parmonangan Manurung, S.T., M.T., IAI.
“Selamat kepada seluruh tim dan dosen pembimbing atas keberhasilan meraih hibah P2MW 2026. Topik yang diangkat sangat inovatif karena memanfaatkan bahan lokal yang selama ini kurang dimanfaatkan menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah dan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Bagi tim Nanabar, keberhasilan ini menjadi peluang untuk mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan kapasitas kewirausahaan. Otniel Jason Wijaya selaku ketua tim mengungkapkan bahwa program P2MW memberikan dukungan yang sangat berarti bagi pengembangan usaha mahasiswa.
“P2MW membuka peluang bagi kami untuk mengembangkan ide dan kreativitas dalam dunia usaha. Kami tidak hanya memperoleh pendanaan, tetapi juga mendapatkan pendampingan yang membantu kami mengembangkan produk dan strategi bisnis secara lebih matang,” jelasnya.
Nanabar hadir sebagai alternatif camilan sehat yang memanfaatkan tepung bonggol pisang sebagai sumber serat pangan. Selain menawarkan nilai gizi yang baik, inovasi ini juga mendukung upaya pengurangan limbah pertanian dan peningkatan nilai ekonomi bahan baku lokal. Melalui pengembangan produk ini, tim berharap dapat menghadirkan pilihan pangan yang lebih sehat sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.
Melalui dukungan pendanaan dan pendampingan P2MW 2026, tim Nanabar diharapkan dapat mengembangkan produknya hingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat komitmen UKDW dalam membangun ekosistem kewirausahaan mahasiswa yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan, serta mendorong lahirnya generasi muda yang siap menciptakan dampak positif bagi masyarakat melalui inovasi dan kewirausahaan.
Tag:Inovasi, Kemdiktisaintek, Kewirausahaan, P2MW, riset, Snack Bar, ukdw




