
Mahasiswa UKDW Raih Juara 1 NSIC Lewat Inovasi Prostetik Anak Berkelanjutan
Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Tim Buddy Builders berhasil meraih Juara 1 National Student Innovation Competition (NSIC), kompetisi inovasi tingkat nasional yang berfokus pada isu sustainability dan circular economy. Kompetisi yang diprakarsai oleh Product Development Management and Association (PDMA) ini mendorong lahirnya inovasi yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus menjawab berbagai tantangan sosial secara berkelanjutan.
Tim Buddy Builders terdiri atas empat mahasiswa Program Studi Desain Produk dan satu mahasiswa Program Studi Manajemen, yaitu Michelle Aurelia Nathanael, Kezia Angelina Hermawan, Rhenald Tanujaya, Kimberly Benedicta Christabel, serta Gracia Jessica.
Pada kompetisi tersebut, mereka memperkenalkan Buddy V.1, tangan prostetik fungsional untuk anak yang memanfaatkan teknologi 3D Scan dan 3D Print guna menghasilkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Michelle menjelaskan bahwa pengembangan Buddy V.1 berangkat dari keprihatinan terhadap terbatasnya akses anak penyandang disabilitas tangan terhadap prostetik yang sesuai kebutuhan mereka. “Banyak prostetik yang harganya cukup tinggi, kurang menarik bagi anak-anak, dan harus diganti berulang kali seiring pertumbuhan tubuh. Kondisi ini membuat penggunaan prostetik menjadi kurang berkelanjutan bagi sebagian keluarga,” ungkap Michelle.
Menjawab tantangan tersebut, Tim Buddy Builders merancang Buddy V.1 agar lebih nyaman digunakan, mudah dipersonalisasi, dengan biaya produksi yang lebih terjangkau. Inovasi utama yang mereka tawarkan adalah sistem reprint adaptif yang memungkinkan prostetik dicetak ulang mengikuti pertumbuhan anak tanpa harus memulai proses pembuatan dari awal.
Melalui pendekatan tersebut, Buddy V.1 tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu aktivitas sehari-hari, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Sistem ini turut mendukung prinsip circular economy dengan memanfaatkan teknologi manufaktur digital yang lebih efisien dan adaptif.
Keberhasilan tersebut membuka peluang bagi Tim Buddy Builders untuk melangkah ke tahap berikutnya, yaitu program pembekalan menuju kompetisi internasional Product Development and Management Association. Bersama lima tim terbaik lainnya, mereka akan mengikuti workshop, mentoring, dan pendampingan intensif untuk menyempurnakan proposal yang akan diajukan pada ajang internasional tersebut.
Michelle mengaku kompetisi ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi seluruh anggota tim. Menurutnya, keberhasilan Tim Buddy Builders tidak lepas dari kolaborasi lintas disiplin ilmu yang terjalin selama proses pengembangan inovasi.
“Kompetisi ini menjadi salah satu pengalaman yang sangat berkesan bagi kami. Selama prosesnya, kami tidak hanya dituntut untuk menghadirkan solusi yang inovatif, tetapi juga belajar bertukar perspektif dari anggota tim yang berasal dari latar belakang keilmuan berbeda. Kolaborasi tersebut menjadi kekuatan utama kami dalam mengidentifikasi masalah dan merumuskan solusi yang lebih tepat,” jelas Michelle.
Ia juga menambahkan bahwa berbagai masukan kritis dari dosen pendamping membantu tim menyempurnakan konsep dan memastikan solusi yang mereka tawarkan semakin relevan dengan kebutuhan pengguna.
“Berbagai masukan dari dosen pendamping menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kami. Saya berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal untuk pengembangan inovasi di masa depan sekaligus memotivasi mahasiswa UKDW lainnya untuk berani mengikuti berbagai kompetisi dan mengembangkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
Keberhasilan Tim Buddy Builders menunjukkan bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu mampu menghasilkan inovasi yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat sekaligus mendukung pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Prestasi ini juga memperkuat komitmen UKDW dalam mendorong mahasiswa untuk menghadirkan solusi kreatif yang memberikan dampak positif bagi sesama melalui inovasi dan teknologi. [mpk]
Tag:desain produk, Inovasi, manajemen, NSIC, prestasi, Prostetik, Sustainability, ukdw




