Mahasiswa Teologi Ikuti Kemah Moderasi Beragama
[et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”3.19.17″][et_pb_row _builder_version=”3.19.17″][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.19.17″][et_pb_text _builder_version=”3.19.17″]
Mendekati pemilu 2024, isu politik semakin hangat. Selain itu, di tengah keberagaman hidup beragama di Indonesia, muncul kekhawatiran kekhawatiran adanya politisasi agama jelang pemilu 2024. Dilatarbelakangi keinginan untuk menjaga kerukunan dan harmoni antar umat beragama, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menyelenggarakan Kemah Moderasi Beragama pada tanggal 29 -30 Mei 2023. Kemah ini merupakan kegiatan bagi generasi muda lintas agama dengan tema “We Love Living Together in Harmony”. Bertempat di Pura Sri Gading, Kasuran, Margodadi, Seyegan, Sleman, kegiatan ini diikuti oleh 50 pemuda perwakilan dari berbagai agama dan menjadi representasi dari keberagaman agama di Sleman.
Yudha Adi Putra, mahasiswa Fakultas Teologi UKDW menjadi salah satu peserta dalam Kemah Moderasi Beragama tersebut. Kegiatan ini menjadi momen belajar mengenal agama lain, bahkan berkegiatan bersama dengan pemeluknya. Tujuannya adalah untuk menghindari stigmatisasi serta praduga yang salah. Peserta mendapatkan kesempatan saling bercakap-cakap. Kesempatan itu menjadi momen berkenalan serta membangun relasi. Lebih lanjut, ada pengenalan akan agama yang ada di Sleman. Pura Sri Gading yang berada di Dusun Kasuran menjadi dipilih sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan karena dusun tersebut merupakan dusun percontohan moderasi beragama. Ada keberagaman di dusun tersebut.
“Dalam kegiatan kemah, peserta berkesempatan merasakan secara langsung hidup bermasyarakat dan bagaimana hidup bersama di tengah keberagaman agama yang ada di dusun. Dusun ini menjadi percontohan, bahkan pernah mendapatkan predikat Dusun Pancasila,” ujar Muhammad Wazid, MA selaku panitia kegiatan dari Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Peserta juga berkesempatan berdialog dengan para pemuka agama. Kegiatan ini juga dihadiri tokoh masyarakat dan komunitas lintas iman. Terselenggaranya Kemah Moderasi Beragama menjadi momen perkenalan mengenai pentingnya forum keberagaman antar umat beragama.
“Biasanya kalau ketemu hanya teman yang seiman saja. Dalam kegiatan di Pura Sri Gading ini bisa bertemu dan saling bertegur sapa dengan teman dari berbagai agama. Bisa berkegiatan bersama lintas iman, itu mengakrabkan,” ujar Yudha yang kini tengah sibuk mempersiapkan skripsinya. (FTeo/yap)
[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]



