MEMBACA AMOS 5:4-6 DALAM STRATEGI PERCAKAPAN

Frans Setyadi Manurung

Abstract


Perkembangan proses penafsiran terhadap teks sudah sedemikian pesatnya. Pendekatan dari pemikiran postmodernisme memberikan sebuah sumbangan yang berarti dalam usaha imtuk membangun sebuah pelipatgandaan makna dalam proses penafsiran kitab suci. Di samping sebuah strategi penafsiran dekonstruksi yang diperkenalkan oleh Derrida. Sebuah pendekatan baru juga telah dihadirkan oleh Regina Schwartz, pendekatan itu dikenal dengan sebutan conversation atau percakapan. Dalam pendekatan ini, Schwartz menyajikan sebuah strategi baru di dalam memperlakukan sebuah teks, sehingga hasil penafsiran yang dimimculkan dari sebuah teks memiliki sebuah pemaknaan yang berbeda dengan hasil yang di dapat dari pembacaan umum. Pada kesempatan kali ini kita akan mencoba strategi conversation atau percakapan ini untuk mendekati teks dari kitab Amos 5:4-6. Usaha ini akan dilakukan dengan cara mempercakapkannya dan membandingkannya dengan hasil penafsiran dari Boland dalam buku Kitab Amos. Pembahasan ini akan dimulai dengan menampilkan hasil penafsiran dari Boland pada bagian berikutnya kita akan masuk dalam proses percakapan dengan hasil tafsiran Boland terhadap kitab Amos 5:4-6.

Keywords


Dekonstruksi; penafsiran; conversation

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.