"Education is the movement from darkness to light. (Allan Bloom)"


Berita UKDW


Berita UKDWRSS

TwitterFacebook

Rabu, 18 Januari 2012

Sosialisasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, Universitas Kristen Duta Wacana senantiasa berupaya untuk belajar dan mengembangkan setiap potensi yang dimiliki. Salah satu upaya yang sedang dipersiapkan adalah menjadi institusi pendidikan yang terakreditasi. Dalam proses tersebut, berbagai pembenahan dan peningkatan pelayanan pun dilakukan. Salah satu upaya menuju target tersebut adalah dengan melakukan sosialisasi mengenai Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dengan mengundang Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, MBA., dosen FEB UGM yang juga Majelis BAN-PT, sebagai narasumber.

Dalam presentasinya, Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, MBA. menyampaikan visi Indonesia ke depan adalah menjadi 5 besar kekuatan ekonomi dunia, dan sumber daya manusia Indonesia akan menjadi modal utama kemajuan bangsa, asal: mereka mendapat pendidikan yang bermutu dan relevan. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor yang perlu dicermati, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dalam mewujudkan hal ini, menurut Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, MBA., terdapat 5 (lima) prioritas program yang harus dilakukan; 1. Peningkatan Akses dan Mutu PAUD; 2. Penuntasan Pendidikan Dasar Sembilan Tahun; 3. Percepatan Peningkatan Kualitas Akademik Guru ke S1/D4, Sertfikasi, dan Rintisan Pendidikan Profesi Guru; 4. Peningkatan Akses dan Mutu Pendidikan Vokasi; dan 5. Percepatan Peningkatan Jumlah Dosen dan Daya Saing Perguruan Tinggi.

Masih minimnya jumlah dosen dengan kualifikasi pendidikan S-3 atau bergelar Doktor, merupakan salah satu hal yang harus ditingkatkan di Indonesia, dan diharapkan pada tahun 2014 dapat mencapai target sebesar 15%.. keprihatinan lainnya adalah, lebih dari 50% tenaga kerja di Indonesia hanya merupakan lulusan Sekolah Dasar, sehingga peningkatan kualitas pendidikan sudah merupakan suatu hal yang harus dilakukan agar dapat meningkatkan kualitas bangsa.

Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, MBA. juga menekankan bahwa, akreditasi bukan lagi sebagai kewajiban tetapi merupakan sebuah kebutuhan. Akreditasi pun sudah merupakan amanat undang-undang, sehingga tugas dan kewajiban setiap institusi pendidikanlah untuk memenuhinya. Salah satu syarat untuk mengajukan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi adalah, minimal 70% program studi pada institusi tersebut sudah terakreditasi. Dan dalam mempersiapkan pengajuannya, sebaiknya dibentuk internal asesor agar dapat memberikan self-evaluation bagi perguruan tinggi tersebut.

Secara keseluruhan, penilaian terbesar untuk AIPT adalah Borang Perguruan Tinggi yang mencapai 90%, sedangkan Evaluasi Diri Perguruan Tinggi memiliki bobot sebesar 10%. Dan dalam penilaian Borang PT, bobot terbesar adalah Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan dan Penjaminan Mutu dengan bobot mencapai 26,32%.(humas)