"What we want is to see the child in pursuit of knowledge, and not knowledge in pursuit of the child. (George Bernard Shaw)"


Berita UKDW


Berita UKDWRSS

TwitterFacebook

Jumat, 12 Mei 2017

PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER

YOGYAKARTA (KK) - Bidang Mata Kuliah Humaniora  dan Lembaga Pengembangan Akademik dan Inovasi Pendidikan (LPAIP) Universitas Kristen Duta Wacana bekerjasama dengan Grahatma Semesta Plaosan Sleman menyelenggarakan acara Seminar dan Bedah Buku ‘Pendidikan Karakter: Tujuan, Bahan, Metode dan Modelnya' di Ruang Seminar Harun Gedung Didaktos UKDW, Jumat (12/5)

Acara dibuka oleh Dr. Charis Amarantini, M.Si selaku Wakil Rektor I UKDW dan  menghadirkan tiga narasumber yakni A.M. Mangunhardjana (penulis buku Pendidikan Karakter dan pemerhati pendidikan untuk kaum muda), Pratomo Nugroho S., M.A. (pengajar mata kuliah Humaniora, bidang Pendidikan Agama dan Etika di UKDW) serta Listia, M.Hum. (pegiat dialog antaragama dalam pendidikan). Adapun partisipan dari acara ini diantaranya para guru SMP-SMA, pemerhati pendidikan, dosen, kalangan media dan masyarakat umum.

Inti martabat harkat dan jati diri manusia ada pada karakter. Hal ini disampaikan oleh AM Mangunhardjana pada saat bedah bukunya. “Kekayaan, harta benda, kedudukan, jabatan, kekuasaan, dan kehormatan memang penting dalam hidup ini, namun itu semua hanya sarana untuk mengembangkan karakter itu sendiri,” katanya.

Beberapa pokok bahasan buku Pendidikan Karakter yang dibahas dalam kesempatan ini meliputi hakekat karakter, bagaimana karakter dibentuk oleh berbagai hal (prinsip, nilai dan paradigma kehidupan, perilaku, kebiasaan maupun keutamaan hidup manusia), serta bagaimana sebaiknya pendidikan karakter itu dilakukan di tataran praktis.

“Berbagai metode pendidikan karakter yang bisa diterapkan adalah metode partisipatif, eksperensial, partisipatif-eksperensial, serta metode mengamati, mempertimbangkan kemudian melakukan,” lanjutnya.

Listia, M.Hum menyebutkan bahwa keunggulan buku tersebut terlihat sejak halaman pembuka yang menandaskan bahwa karakter itu ada. Karakter terkait langsung dengan potensi-potensi kemanusiaan yakni keutamaan personal, keutamaan interpersonal, keutamaan sosial, keutamaan ekologikal, keutamaan teologal, keutamaan kerja serta keutamaan yang memberdayakan (keberanian, pengampunan, penghargaan, penghormatan serta pengorbanan).

“Hal penting yang selalu aktual dalam kehidupan, yaitu keutamaan ekologikal menyadarkan bahwa manusia tidak hanya terhubung dengan sesama manusia, namun juga tergantung dengan alam,” ungkapnya.

Sedangkan bagi Pratomo Nugroho Soetrana, M.A. keutamaan-keutamaan yang membangun karakter yang baik dalam paparan buku Pendidikan Karakter ini, mengingatkan adanya keterkaitan yang erat dengan pembahasan nilai-nilai perdamaian dalam pendidikan perdamaian.

“Seminar bedah buku Pendidikan Karakter ini digelar sebagai bagian dari serangkaian agenda untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional 2017 yang secara khusus merespon kondisi umum dunia pendidikan di Indonesia yang saat ini cenderung masih didominasi oleh pendidikan di ranah kognitif dan kurang peduli pada pengembangan karakter manusia,” kata Dr.Ir. Sri Suwarno, M.Eng. selaku Ketua LPAIP UKDW.

Acara ini juga merupakan salah satu media launching perdana buku Pendidikan Karakter buah karya AM Mangunhardjana yang berisi bahasan komprehensif tentang apa, mengapa dan bagaimana itu pendidikan karakter mencakup tujuan, bahan, metode dan modelnya.

 

(Meilina Parwa - Biro IV UKDW)