"Education is all a matter of building bridges. (Ralph Ellison)"


Berita UKDW


Berita UKDWRSS

TwitterFacebook

Senin, 25 Juli 2016

2 Doktor baru di Fakultas Teknologi Informasi

Fakultas Teknologi Informasi, khususnya Program Studi Teknik Informatika pada tahun 2016 ini menerima kembali dua dosennya yang sudah berhasil menyelesaikan studi Doktoral (S3) di dua negara yang berbeda.

Bapak Restyandito berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul "Designing A Voice User Interface For Illiterate and Semiliterate Users : A Cognitive Approach*" pada sidang terbuka yang dilakukan pada tanggal 9 November 2015 dengan promotor Dr. Alan H.S. Chan dan secara resmi mendapatkan gelar Ph.D dari City University of Hong Kong, Hong Kong SAR setelah menyelesaikan studinya dalam 3 tahun dan 5 bulan. Bapak Restyandito juga merupakan salah satu dosen FTI yang mendapatkan program beasiswa dari BLN DIKTI.

Penelitian ini bertujuan untuk membantu pengguna difabel (buta huruf) memiliki keterbatasan dalam mengakses teknologi karena mereka tidak dapat memahami antarmuka piranti teknologi yang biasanya banyak menggunakan teks. Antarmuka berbasis gambar maupun suara banyak digunakan untuk menjembatani kekurangan tersebut. Namun demikian ternyata masih banyak pengguna yang mengalami kesulitan dalam mengikuti instruksi atau petunjuk berbasis suara tersebut. Hal ini disebabkan oleh kemampuan kognitif yang berbeda di antara orang yang melek huruf dengan orang yang buta huruf.
Penelitian ini menguji kemampuan pengguna komputer dalam menerima dan memahami instruksi suara yang mereka dengar yang dipengaruhi oleh kemampuan kognitif pengguna (diantaranya kemampuan memahami, mengingat dan membangun mental model). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi berpengaruh terhadap kemampuan pengguna memahami dan mengikuti instruksi yang diberikan melalui antar muka berbasis suara. Lebih lanjut, penelitian ini juga menyelidiki cara terbaik menyampaikan instruksi (bentuk instruksi, kecepatan instruksi, dsb) agar dapat dipahami dengan baik oleh pengguna yang buta aksara.

Pada pertengahan tahun 2016, tepatnya 18 Mei 2016, Ibu Lucia Dwi Krisnawati juga berhasil mempertahankan disertasinya dengan judul "Plagiarism Detection for Indonesian Texts" dengan promotor Prof. Dr. Klaus U. Schulz. Ibu Lucia menyelesaikan program S3 ini dalam 7 semester (3 tahun 7 bulan) dan mendapatkan beasiswa dari DAAD-IGSP (Deutscher Akadmischer Austauschdienst - Indonesian German Scholarship Program).

Riset ini bertujuan memberikan sumbangsih yang positif terhadap maraknya permasalahan plagiasi yang dihadapi dunia akademik dengan mengembangkan
metode deteksi plagiasi bagi teks berbahasa Indonesia. Metode yang dikembangkan meliputi metode temu kembali dokumen yang dijadikan sumber plagiat (source retrieval) dan metode perbandingan (Text-alignment) sepasang teks yang diduga sebagai teks sumber (TS) dan teks plagiat (TG).


Di tahap *source retrieval*, penelitian ini berhasil menyumbangkan sebuah representasi dokumen yang baru yang dinamai *phraseword* untuk menambang calon dokumen sumber plagiat. Sedangkan di tahap *text alignment*, serangkaian metode yang berbasiskan segmentasi paragraf, kombinasi
pembobotan vektor kata secara lokal dengan vektor kata biner berhasil menemukan pasangan TS-TG yang telah dimanipulasi dari tipe *copy and paste, copy and shake, *parafrase, serta ringkasan.

Sampai dengan tahun 2016 ini, program studi Teknik Informatika sudah memiliki 4 (empat) orang Doktor, yaitu:
- Gloria Virginia, S.Kom, MAI., Ph.D
- Dr. Ir. Sri Suwarno, M.Eng.
- Restyandito, S.Kom, MSIS., Ph.D
- Dr. Lucia Dwi Krisnawati

(Willy .S.R - WD III FTI)