"Education is not preparation for life, education is life itself. (John Dewey)"


Berita UKDW


Berita UKDWRSS

TwitterFacebook

Rabu, 03 Februari 2016

Magister Arsitektur UKDW Selenggarakan Kuliah Umum

Mengawali kuliah perdana Term 2, Magister Arsitektur (S-2) Univeritas Kristen Duta Wacana Yogyakarta menyelenggarakan kuliah umum dengan tema “Urban Explosion - Tantangan Perencanaan Kota yang Komprehensif”. Tema ini diambil dengan melihat perkembangan kota yang semakin pesat. Menurut Eko Prawoto, salah seorang staf pengajar di Magister Arsitektur UKDW, “Beban serta tekanan yang dihadapi kota bisa-bisa melampaui daya dukung serta kapasitasnya kota menjadi sangat sarat, rentan terhadap persoalan-persoalan kehidupan, kota menjadi tegang dan meregang, akumulasi tekanan himpitan dan desakan semakin kompleks, tak terkendali lagi, urban explosion”.

Dalam kuliah perdana ini, Magister Arsitektur UKDW mengundang dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) (Bupati Kabupaten Kulon Progo) dan Dr. -Ing. Ir. Eugenius Pradipto (Dosen Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan UGM) sebagai pembicara serta Dr. –Ing. Ir. Paulus Bawole, MIP., sebagai moderator. Kuliah umum yang berlangsung di Ruang Harun Hadiwijono diharapkan dapat menggali berbagai ide dan gagasan dalam menjawab tantangan perencanaan kota yang komprehensif. “Kuliah umum ini untuk memberi wawasan kepada mahasiswa S2 apa yang sekarang ini sedang menjadi "topik" permasalahan di perkotaan. Mahasiswa diharapkan punya 'insight' untuk menyelesaikan masalah itu”, kata Prof. Ir.Titien Saraswati, M.Arch., Ph.D, Ketua Program Studi Magister Arsitektur UKDW.

Selain dihadiri mahasiswa S-2 Magister Arsitektur, kuliah umum juga mengundang kalangan praktisi, dosen serta mahasiswa S-1 tingkat akhir dengan tujuan bebagi wawasan serta mendapatkan umpan balik dalam merespon permasalahan perkotaan. Persoalan perkotaan yang semakin kompleks menjadi tantangan bagi setiap kalangan dan membutuhkan penyelesaian secara komprehensif. “Semua sendi kehidupan seolah begerak semakin pesat. Periode transisi ini sangat penting untuk bergerak dengan mengatur strategi secara tepat. Berbagai model pendekatan perlulah menjadi kajian untuk mendapatkan capaian yang terbaik dalam artian memenangkan semua aspek kehidupan. Kompleksitas budaya dan kekayaan alam sering kali tidak disikapi dengan bijak. Berbagai kesenjangan menjadi terbuka menganga semakin melebar. Dan akan menyisakan persoalan di masa depan”, pungkas Eko Prawoto. (Parmonangan Manurung)