"Education is the movement from darkness to light. (Allan Bloom)"


Berita UKDW


Berita UKDWRSS

TwitterFacebook

Senin, 19 Oktober 2015

Mahasiswa Desain Produk - FAD Pamerkan Karya

“The Art of Tapestry”di Taman Budaya Yogyakarta

Mahasiswa Desain Produk Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), sejak Rabu (14/10) memamerkan karya mereka dalam pameran yang berlangsung di Taman Budaya Yogyakarta. Dalam pameran yang mengambil tema The Art of Tapestry mahasiswa yang dibimbing Dra. Koniherawati, S.Sn., MA. Dan Abdul Syukur, MA., menampilkan sekitar tiga belas karya. Pameran yang digelar bersamaan dengan karya lain dalam “Nandur Srawung #2” merupakan kegiatan menyambut HUT Kota Yogyakarta.

Menurut Koni Herawati yang juga merupakan dosen Desain Produk UKDW, karya yang ditampilkan merupakan karya mahasiswa Desain Produk UKDW dalam mengembangkan pola-pola desain serta mengeksplorasi bahan, seperti benang dan kain perca.  “Proses belajar di Program Studi Desain Produk UKDW yang berpedoman pada pedagogi, kognitif (pengetahuan/teori), afektif (membangun rasa) dan psikomotorik (skill/ketrampilan) benar-benar tercapai dan terpenuhi”, tutur Koni Herawati.

Lebih lanjut Koni Herawati menjelaskan dipilihnya tema The Art of Tapestry untuk karya-karya mahasiswanya. Tapestry merupakan  bentuk seni tekstil berupa tenun tradisional yang biasa dilakukan pada alat tenun vertikal. Proses tenun ini terdiri dari dua arah benang yang bersilangan, yang memanjang vertikal disebut “warp” (lungsi) dan horisontal disebut “weft” (pakan). Kebanyakan penenun tapestry menggunakan benang lungsi berbahan alami (serat alam) seperti benang linen atau benang katun”, papar Koni Herawati. Berangkat dari konsep inilah maka tema tapestry diangkat sebagai tema pameran karena merepresentasikan karya yang dipamerkan.

Pada pameran yang berlangsung sampai 20 Oktober 2015, pengunjung terlihat antusias mengamati karya ketiga belas mahasiswa. Beberapa bahkan meminati karya-karya serat alam ini dan tertarik untuk menampilkannya di butik mereka. ”Teknik Tapestry ini sangat cocok untuk ditampilkan di fashion butik saya, karena menunjukkan “the history of textile”, tutur salah seorang pengunjung.