"Education is not preparation for life, education is life itself. (John Dewey)"


Berita UKDW


Berita UKDWRSS

TwitterFacebook

Kamis, 17 September 2015

BIOTEKNOLOGI UKDW SELENGGARAKAN WORKSHOP DAN SEMINAR NASIONAL

FAKULTAS BIOTEKNOLOGI UKDW SELENGGARAKAN 

WORKSHOP DAN SEMINAR NASIONAL

PENELITIAN SISWA DAN GURU 2015

Indonesia merupakan negara mega-biodiversity yang kaya akan keanekaragaman hayati tetapi laju kemerosotannya juga sangat tinggi. Sejalan dengan menipisnya cadangan migas, keanekaragaman hayati akan merupakan pemegang tongkat estafet pembangunan nasional Indonesia pada masa mendatang. Namun   keanekaragaman hayati Indonesia tersebut terancam punah akibat kerusakan habitat, jenis asing invasif, serta pencurian sumber daya genetik Indonesia (biopiracy)”. Para ahli biologi (dan disiplin ilmu lainnya) telah lama mengetahui manfaat keanekaragaman hayati bagi kehidupan, dan telah dilakukan berbagai upaya untuk optimasi pemanfaatannya. Dengan berkembangnya bioteknologi, upaya pemanfaatan keanekaragaman hayati dapat lebih leluasa dan diharapkan lebih optimal dengan resiko kerusakan lingkungan seminimal mungkin. Upaya untuk pencarian sumberdaya hayati terutama sumber daya genetik dan materi biologi lainnya untuk kepentingan komersial dikenal sebagi “Bioprospeksi” (Moeljopawiro 1999; Muchtar 2001; Anonim 2007). Bioprospeksi bertujuan mengidentifikasi dan mengoleksi spesies-spesies yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara komersial, terutama dengan memanfaatkan teknik bioteknologi,  sehingga dapat memberikan nilai tambah komersial. Berkembangnya kegiatan bioprospeksi akan makin mengintensifkan penelitian biologi untuk memacu perkembangan industri.  Oleh karena itu, kita harus dengan segera mengembangkan diri agar mampu mengusai bioteknologi dan agar mampu mensejajarkan diri dengan negara-negara lain yang telah maju dalam aplikasi bioteknologinya  agar nantinya mampu memanfaatkan dan melindungi sumberdaya genetik yang kita miliki sebagai aset masa depan bangsa.

Harapan peran biologi dalam optimalisasi pemanfaatan sumberdaya hayati di Indonesia tidaklah berlebihan, karena besarnya potensi keanekaragaman hayati kita yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan, pakan, obat-obatan dan material baru. Aplikasi industri berbasis sumberdaya alam hayati dapat difocuskan dalam berbagai bidang 1). Rekayasa genetik untuk mendapatkan bibit unggul dalam rangka peningkatan produktivitas dan kelestarian usaha  budidaya yang lebih ramah lingkungan dan sustainable 2). Industri farmasi dan kosmetik untuk menghasilkan senyawa yang dapat digunakan untuk pengobatan dan kecantikan misalnya : anti inflamasi, anti kanker, antibiotik, fungisida dll. 3). Industri kertas, cat, film dll, 4). Bioenergi untuk produksi bioethanol dan biodisel, serta 5). Pengembangan teknologi baru untuk monitoring, memperbaiki, melindungi dan me-manage  lingkungan termasuk di dalamnya remediasi dll. dan 6) Menemukan bahan-bahan baru misalnya : biopolymer atau enzym, dll,  yang dapat digunakan untuk industri. Sayangnya, pemanfaatan potensi diversitas kita belum sebaik negara-negara maju. Hal ini mungkin disebabkan oleh rendahnya akitivitas riset (baik riset dasar maupun terapan), baik pada level perguruan tinggi apalagi ditingkat sekolah menengah. Dampak langsung yang dirasakan dari rendahnya aktivitas riset tersebut adalah lambat dan terhambatnya kemajuan ekonomi dan industri berbasis sumberdaya alam hayati. Dari kenyataan ini, sangat penting untuk menumbuhkan minat meneliti semenjak bangku sekolah menengah atas, dengan memberikan forum sehingga antar siswa, guru dan pengelola pendidikan dapat  saling  tukar-menukar informasi dan perkembangan riset ditingkat sekolah menengah. Informasi dan perkembangan ilmu terbaru juga sangat diperlukan oleh para siswa dan guru untuk semakin meningkatkan semangat dan kualitas penelitiannya. Oleh karena itu, Fakultas Bioteknologi UKDW bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY serta Asosiasi Guru Pendamping Penelitian  Indonesia bermaksud menyelenggarakan workshop dan seminar nasional penelitian siswa dan guru 2015 yang bertema : “Melalui aktivitas riset kita optimalkan pemanfaatan sumberdaya alam hayati di bidang industri dan lingkungan serta peningkatan kualitas pembelajaran”. Tujuan penyelenggaraan Workshop dan Seminar Nasional Penelitian Siswa dan Guru 2015 adalah, untuk meningkatkan aktivitas dan ketrampilan riset siswa dan guru, meningkatan kualitas penelitian, meningkatkan pemanfaatan kekayaan biodiversitas secara optimal di bidang industri dan lingkungan serta meningkatkan kualitas pembelajaran melalui implementasi hasil riset siswa, guru dalam proses pembelajaran serta meningkatkan jejaring kerjasama antara sekolah, perguruan tinggi dan industri.

Acara pembukaan Workshop dan Seminar Nasional dilaksanakan tanggal 18 September 2015 di Atrium Gedung Agape diawali dengan atraksi budaya dan seni oleh mahasiswa UKDW. Dalam laporan pelaksanaan yang disampaikan oleh Ketua Panitia Drs. Djoko Rahardjo, M.Kes, Workshop dan Seminar Nasional Penelitian Siswa dan Guru 2015 diikuti oleh 352 peserta yang terdiri dari siswa dan guru yang berasal lebih dari 40 sekolah. Selama 2 hari peserta akan mengikuti serangkaian acara seperti gelar poster, workshop metode penelitian dan pembuatan poster, seminar nasional serta presentasi makalah hasil-hasil penelitian siswa dan guru. Dalam Workshop penelitian siswa dan guru akan diampu oleh peneliti/praktisi/dosen/guru yang telah berpengalaman dalam bidang penelitian serta menghadirkan praktisi dari beberapa industri berbasis sumberdaya alam seperti Djarum Foundation, PT. Nutrifood, PT. Multi Bintang, serta guru dan mahasiswa yang telah berprestasi baik ditingkat nasional maupun internasional dalam berbagai lomba sain. Sementara untuk seminar nasional akan dihadirkan pembicara utama yaitu Prof. Dr. Ir. Antonius Suwanto, M.Sc dan Drs. R.Kadarmanta Baskara Aji, Kepala Dikpora DIY, Suwarno Serad  Chairman Djarum Foundation. Dalam Sambutannya Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga DIY menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini dan diharapkan dapat terus ditingkatkan agar semangat dan kualitas penelitian siswa dan guru dapat ditingkatkan. Sementara Rektor UKDW Ir. Henry Feriadi, M.Sc, Ph.D menyampaikan sungguh sangat bergembira dengan terselenggaranya acara workshop dan seminar nasional penelitian 2015 bagi para siswa dan guru. Kegiatan ini sangat relevan dengan tema dies natalis yang diangkat untuk tahun ini yakni "Memaknai Kehadiran Duta Wacana di Ruang Publik". Memang tujuan mulia pendidikan yang harus terus menerus Duta Wacana perjuangkan adalah pendidikan yang peduli dengan kebutuhan dan tantangan masyarakat serta keberpihakan pada kaum yang lemah dan terpinggirkan. (Drs. Djoko Rahardjo, M.Kes)